Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Bencana banjir beberapa hari lalu, ternyata berdampak buruk kepada sektor pertaian. Pasalnya, banjir merendam puluhan hektar sawah para petani.

Salah satunya, yakni milik petani di desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun. Dimana padi milik petani terancam gagal panen.

Ahmad Muslim, Kepala Desa Ladang Panjang, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan, luapan sungai Batangasai dan Sungai Tembesi membuat sawah milik petani yang berada disepanjang aliran sungai terendam banjir.

"Kurang lebih 30 hektar sawah di Ladang Panjang yang saat ini padinya sudah menguning terancam gagal panen akibat meluapnya sungai batang tembesi, yang ditambah dengan kiriman air dari sungai batang asai," kata Kades Ladang Panjang.

Dikatakannya, luapan sungai yang terjadi tidak hanya sawah masyarakat saja, akan tetapi juga menyebabkan sekitar 400 rumah warga terendam banjir.

"Saya harap masyarakat yang berada disepanjang aliran sungai selalu waspadah. Karna sewaktu-waktu air bisa saja naik,"pungkasnya.(hnd)


Komentar

Berita Terkait

DPRD Tanjabtim Dukung Petani Tolak Larangan Ekspor Kelapa

Tim KPK Sambangi Muaro Jambi, Ini Agendanya

Satgas Covid-19 Batanghari Kencangkan Prokes

Datang ke TKP, Polisi Langsung Periksa Kapal

PPKM Mikro di Batanghari, ASN Bekerja Bergantian

Rekomendasi




add images