Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Meski pemerintah sudah mengeluarkan larangan mudik. Namun diyakini masih banyak warga yang akan meninggalkan rumahnya saat lebaran. Selain mudik, kebiasaan silaturrahmi dan berkunjung kerumah keluarga saat hari raya Idul Fitri 1442 H.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota Jambi Feriadi mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran mellaui camat dan lurah untuk menignkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kebakaran.

"Meski ada larangan mudik, tapi warga masih meninggalkan rumah untuk berkunjung ke rumah keluarganya. Ini yang perlu diwasapdai, arus pendek dan kompor," katanya.

Dikatakan Feriadi, saat menjelang lebaran memang juga dikhawatirkan adalah tingginya aktifitas masyarkat memebuat kue di rumah.

“Pada saat musim bikun kue lebaran jangan sampai lalai menggunakan kompor,” kata Feriadi.

Apalagi saat ini sebut Feriadi, Jambi mulai masuk musim panas. Saat musim panas api lebih mudah menyebar.

“Antisipasi musim panas ini kebakaran baik yang disebabkan listrik maupun kelalaian didapur. Diakhir puasa ini biasanya disibukan dengan masak kue. Perlu wasapa,” imbuhnya.

Feriadi mengaku, dalam antsipasi tersebut, petugas pemadamnya selalau stand by 1x24 jam. Ada 55 petugas yang setiap harinya siaga.

“Kita tidak ada tanggal merah anggota tetap stand by,” katanya.
Jika dalam kondisi darurat, masyarakat bisa segera menghubungi call center 112 untuk layanan publik Kota Jambi.
“Hubungi 112 gratis,” katanya. (hfz)


Komentar

Rekomendasi




add images