Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Pemerintah Provinsi Jambi, meski memastikan akan menggelar tes, namun sejauh ini baru memastikan formasi untuk PPPK saja.

Hal ini lantaran biaya pengadaan PPPK biayanya ditanggung oleh pusat. Sedangkan untuk formasi CPNS masih berproses hingga nantinya diumumkan Penjabat (Pj) Gubernur Jambi.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Akhmad Bestari mengatakan,
penerimaan yang sudah bisa dipastikan pihaknya baru PPPK dengan jumlah formasi 179. ‘‘Untuk PPPK semuanya penerimaan untuk formasi guru,’‘ ujarnya. Bestari menyebutkan kepastian PPPK sudah berani disampaikan pihaknya, lantaran segi penganggaran sudah jelas.

‘‘Nantinya anggaran ini dari pusat langsung oleh Kementerian Pendidikan, jadi untuk penerimaan PPPK kita hanya melaksanakan saja,’‘ katanya.

Menurut Bestari untuk pengumuman resmi penerimaan CPNS dan PPPK akan disampaikan oleh Pj Gubernur Jambi.
‘‘Sebenarnya tesnya bulan Juli dan September, dan sekarang ini masih proses menaikkan bahan (ke pusat). Kita menunggu diumumkan, saya belum berani lebih jauh menyampaikan,’‘ terangnya.

Sementara itu, Sekretaris BKD Provinsi Jambi Hambali menyebutkan untuk formasi sudah didapatkan namun teknis lapangan harus dilakukan pelaporan kepada Pj Gubernur.

Hambali menyebut, untuk formasi guru PPPK di Pemprov Jambi sekilas penerimaan terbanyak untuk guru SMAN.

‘‘PPPK ini ada 179 formasi, jadi jika digabung dengan CPNS ada formasi 175 atau total penerimaan keduanya sebanyak 354,’‘ ungkapnya.

Untuk sektor CPNS, kata Hambali, dengan rincian formasi untuk tenaga kesehatan 84 orang, dan sisanya 91 untuk formasi teknis lainnya seperti ekonomi, ilmu sosial, dan penyuluh.

Mengenai teknis pelaksanaan tes termasuk penerimaan PPPK apakah dari tenaga honorer sebelumnya atau juga bisa masyarakat umum ia menyebut belum mengetahui. ‘‘Belum ada petunjuk teknisnya,’‘ sampainya.

Yang terdekat, kata Hambali, akan dilakukan pembahasan pada rapat Jumat mendatang di BKN Regional Palembang. Sedangkan untuk lokasi tes pilihannya seperti pelaksanaan co-sharing (bersama) dengan pihak ketiga atau bisa juga mengadakan tes mandiri di daerah.

‘‘Setelah itu baru rapat dengan kabupaten/kota,’‘ ucapnya.
Terkait anggaran penerimaan CPNS yang bersumber dari APBD perubahan ia menyebutkan masih berproses pada TAPD Provinsi Jambi.

‘‘Total Rp2,4 Miliar
yang kita usulkan,’‘ paparnya.
Sementara itu Kepala UPT BKN Jambi April Koni menyebutkan pihaknya belum menerima rincian formasi untuk daerah di Provinsi Jambi. ‘‘Kita belum tahu, mungkin ke daerah masing-masing infonya,’‘ ujarnya. (aba)


Komentar

Rekomendasi




add images