Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Program stimulus berupa diskon tarif listrik untuk golongan 450 Volt Ampere (VA), berakhir pada bulan Juni 2021. Artinya, mulai Juli mendatang, para pelanggan 450 VA akan dikenakan tarif normal.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jendral Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana, dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/6).

“Ini keputusan nasional, kita pernah juga bareng-bareng satu panggung dengan teman-teman Kementerian Keuangan tahun ini stimulus bertahap ya, triwulan 1 diberikan sesuai program di 2020 dan triwulan 2 ini diberikan diskon 50 persen, dan triwulan selanjutnya nggak sama sekali,” ungkap Rida.

Program diskon tarif listrik sendiri dimulai sejak April 2020, dimana untuk golongan pelanggan rumah tangga kapasitas 450 VA dan 900 VA diberikan diskon tarif listrik sebagai upaya mengurangi beban masyarakat ekonomi paling bawah dari dampak pandemi Covid-19.

Kemudian mulai tahun ini, program stimulus listrik tersebut dilakukan pengurangan secara bertahap hingga Juni 2021. Pada Januari-Maret 2021, pemerintah masih memberikan diskon tagihan listrik 100 persen bagi pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA, Bisnis 450 VA, dan Industri 450 VA.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga 900 VA diberikan diskon tagihan 50 persen. Pemerintah juga membebaskan rekening minimum dan biaya beban atau abonemen untuk golongan Sosial, Bisnis, dan Industri 100 persen.

Namun demikian, mulai periode April-Juni 2021 ini, pemerintah mengurangi besaran diskon tagihan listrik tersebut. Bagi pelanggan rumah tangga berdaya 450 VA, Bisnis 450 VA, dan Industri 450 VA, diskon tagihan listrik hanya sebesar 50 perse . Sementara untuk pelanggan rumah tangga 900 VA diberikan diskon tagihan 25 persen. Dan untuk biaya rekening minimum dan biaya beban atau abonemen untuk golongan Sosial, Bisnis, dan Industri hanya diberikan diskon 50 persen.

Adapun jumlah anggaran subsidi yang dikeluarkan sebesar Rp6,9 triliun, terdiri dari stimulus tagihan listrik untuk golongan pelanggan 450 VA dan 900 VA sebesar Rp 5,67 triliun dan pembebasan biaya beban dan biaya rekening minimum Rp1,26 triliun. (git/fin)


Sumber: www.fin.co.id

Komentar

Berita Terkait

Usut Korupsi Beras Bansos

Acara Wisuda Dibubarkan Satgas Covid

Pernikahan Dini Terus Meningkat

Rekomendasi




add images


Warning: Unterminated comment starting line 75 in /home/jambiupddd2020/public_html/ber-app/_frontend/views/v_footer.php on line 75