iklan
(Foto diambil dari Italy 24 News)

“Kami telah menyaksikan beberapa pertandingan Austria. Kami belum membahas detail apa pun tetapi, dari apa yang kami lihat, mereka adalah tim yang sangat mengandalkan fisik yang dapat berlari dan menekan sepanjang pertandingan,” ungkapnya.

Namun, Insigne memastikan hal itu tidak akan mempengaruhi gaya bermain mereka. “Kami tidak ingin membiarkan diri kami terpengaruh oleh mereka; kami akan memainkan sepak bola kami. Yang perlu kami lakukan adalah tetap tenang dan bersiap untuk pertandingan ini dan memainkan permainan yang hebat,” tegas Insigne.

Giovanni Di Lorenzo sementara itu mengingatkan rekan setimnya bahwa mereka belum mencapai apa pun. “Kami tahu bahwa kami belum mencapai apa pun, ada negara lain yang juga melakukannya dengan sangat baik dan itu adalah garis tipis antara antusiasme dan kesombongan,” katanya dikutip dari Football Italia.

Bek sayap Napoli itu menjelaskan, turnamen ini sudah menunjukkan bahwa tidak ada pertandingan yang mudah dan itu juga berlaku dalam duel mereka kontra Austria. “Austria adalah tim fisik, mereka menjaga tempo tinggi, tetapi kami siap, kami adalah Italia dan kami pergi ke sana untuk menang. Saya tidak merasakan kecemasan dalam grup, hanya konsentrasi dan keinginan untuk keluar dan bermain,” tandasnya.

Giorgio Chiellini mengalami masalah otot sehingga Francesco Acerbi kemungkinan besar akan ditunjuk mendampingi Leonardo Bonucci sebagai bek tengah. Yang menarik ditunggu adalah pilihan Mancini di lini tengah.

Manuel Locatelli tampil luar biasa dalam dua laga yang ia mainkan, namun Verratti juga siap bermain. “Verratti atau Locatelli? Seseorang pemain bagus tidak akan bermain,” ujar Mancini yang menyiapkan Jorginho, Ciro Immobile, Acerbi, Domenico Berardi, dan Bonucci sebagai algojo penalti.

Di kubu Austria yang hanya akan kehilangan Valentino Lazaro, penampilan hebat di laga terakhir grup ketika mengalahkan Ukraina dengan skor 1-0 melalui gol Christoph Baumgartner sangat mereka perlukan dini hari nanti. Jika memiliki keberanian mengambil pendekatan sama, tim asuhan Franco Foda bukan mustahil membuat kejutan.

“Dalam fase turnamen ini, tidak ada lawan yang mudah. ??Italia tidak pernah kalah untuk waktu yang lama, tetapi mungkin akan ada saatnya mereka kalah lagi. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menang di London. Ini akan sulit tetapi tim bersemangat dan siap. Saya punya rencana,” tegas Foda di situs resmi UEFA.

Austria sudah membuat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar. “Tentu saja, kami tahu bahwa Italia adalah favorit. Tetapi kami telah mencapai sesuatu yang bersejarah; mengapa kami tidak melanjutkannya? Kami tahu kami akan membutuhkan performa terbaik lainnya, menaikkan level permainan kami, dan bahkan mungkin mendapatkan sedikit keberuntungan,” jelas Florian Grillitsch.

Striker Austria, Marko Arnautovic sementara itu menegaskan dia sama sekali tidak takut dengan pertahanan grendel Italia. “Orang-orang mungkin membuatnya tampak buruk ketika mereka mengatakan bahwa Italia telah mencatatkan 11 clean sheet berturut-turut, tetapi itu tidak masalah bagi kami. Kami harus memainkan sepak bola kami,” ujar Arnautovic kepada Sky Sport Italia. (amr)


Sumber: www.fajar.co.id

Berita Terkait



add images