JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK - MUI Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), menginstruksikan kepada seluruh panitia kurban hari raya Idul Adha 1442 H/2021 M untuk mendistribusikan daging kurban secara langsung ke rumah-rumah Mustahik (penerima).
Hal itu dilakukan guna tidak menimbulkan kerumunan banyak orang sebelum maupun sesudah pelaksanaan pemotongan hingga pendistribusian dalam mengantisipasi pencegahan penyebaran wabah Covid-19.
"Karena biasanya pada waktu pendistribusian daging kurban, warga justru yang datang langsung sehingga menimbulkan penumpukan massa," kata Ketua MUI Kabupaten Tanjabtim, KH. As'ad Arsyad.
Selain itu, terkait dengan lokus pemotongan hewan kurban yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, akan sedikit berbeda dari tahun sebelum-sebelumnya. Jika biasanya pusat pemotongan akan dilakukan di Masjid Agung Nur Ad-Darojat, tapi tahun ini dianjurkan untuk langsung didistribusikan atau disebar ke beberapa titik wilayah kecamatan.
"Kita untuk Masjid Agung mengantar langsung daging kurban ke beberapa kecamatan untuk dibagi-baikan kepada masyarakat," katanya.
Selanjutnya, sebagai bentuk pengawasan dari MUI Kabupaten Tanjabtim terhadap kesiapan para panitia atau pun operator yang melakukan penyembelihan hewan kurban, mereka sudah bisa melakukan penyembelihan sesuai dengan syariat Islam.
"Terlebih yang sudah sering mengikuti kegiatan pelatihan, sehingga sudah memiliki pengetahuan terkait tata cara dan syariat penyembelihan hewan kurban," ungkapnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data sementara dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanjabtim, jumlah hewan kurban sudah lebih dari 31 ekor, dan diprediksikan jumlahnya akan terus bertambah hingga H-1 hari raya Idul Adha 1442 H/2021 M. (lan)
