JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Pengetatan PPKM level 4 di Kota Jambi sudah memasuki hari keempat pada Kamis kemarin (26/8). Hal tersebut dinilai berhasil karena mampu menurunkan kasus Covid-19 di Kota Jambi. Dari rilis data Pemkot Jambi pada 23 Agustus lalu, jumlah terkonfirmasi positif di Kota Jambi ada sebanyak 1.108 orang. Sementara 26 Agustus data turun diangka 1.071 orang.
Disampaikan Wakil Walikota Jambi, Maulana, setelah empat hari berjalan pengetatan PPKM level IV, ada penurunan tingkat keterisian kamar tidur rumah sakit.
Kata Maulana, pada 23 Agustus lalu, tingkat rata-rata keterisian kamar tidur rumah sakit adalah 49 persen. Kini sudah turun diangka 46 persen.
BACA JUGA: PPKM Level IV di Kota Jambi Diperpanjang, Bagaimana Soal Pengetatan? Baca di Sini
Sementara untuk isolasi terpusat juga mengalami penurunan. Pada awal penerapan Pengetatan PPKM Level 4, tingkat ketersian tempat tidur rumah isolasi perawatan Covid-19 di Kota Jambi sebesar 36 persen, kini sudah diangka 26 persen.
"Harapan-harapan dan tujuan yang ingin kita capai dari pengetatan ini ada dampaknya," kata Wawako, Maulana, Kamis (26/8).
Maulana menyebutkan, meskipun masyarakat merasakan dampak yang berat akibat PPKM level 4 ini, namun ia berharap hal itu dapat menjadikan edukasi masyarakat untuk hidup sesuai dengan protokol kesehatan.
"Menjaga jarak, menghindari kerumunan, pakai masker dan seterusnya," katanya.
Selain itu sebut Maulana, juga membangun kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksin. Hingga saat ini realisasi nya sudah 51 persen lebih.
"Ini sebuah kemajuan dan dampak positifnya, cuma memang pelaksanaannya yang harus dilakukan di tempat terbuka dan tertib," katanya.
Sehingga nantinya jika herd immunity masyarakat sudah tercapai, maka akan berdampak pada penurunan kasus. Sehingga pusat-pusat layanan kesehatan bisa melakukan perbaikan (recovery).
"Bisa perbaikan sarana dan prasarana rumah sakit, petugas kesehatan bisa istirahat, dan relaksasi. Pasca PPKM Level 4 kita akan melakukan relaksasi ekonomi," katanya.
(hfz)
