JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Gubernur Jambi Al Haris menanggapi perkembangan Covid-19 di Jambi khsususnya penghentian penyekatan wilayah PPKM Level 4 di Kota Jambi berpandangan, kewenangan penghentian tergantung walikota Jambi melihat konteks persoalan di lapangan.  

“Kalau memang dilihat tak perlu lagi penyekatan, itu boleh-boleh saja, karena kami tim satgas Provinsi Jambi hanya mendorong kebijakan walikota di lapangang sifatnya,” katanya.

Jika memang sudah lebih 7 hari, dan telah dievaluasi sudah boleh longgar itu sah-sah saja.

“Intinya kami sifatnya  mendorong, menyetujui dan memback up kalau ada penyekatan. Dan kita lihat hingga tujuh hari trennya sudah bagus dan ada penurunan kasus, oleh karena itu kita ikuti saja, sambil kita pantau kondisinya, jika ada tambahan kasus kita akan kembali evaluasi,” ujarnya. 

Sementara itu, untuk di Kabupaten Batanghari yang juga berada di PPKM Level 4 juga belum dilakukan penyekatan dalam waktu dekat. Untuk perkembangan di daerah, Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Jambi mengatakan jika lengkap surat dari mereka akan dibuat persetujuan kepada gubernur untuk dibantu. “Kalau tak salah Batanghari memang minta 10 ribu sembako,” jelas Kepala Dinsos Dukcapil Provinsi Jambi Arief Munandar.

Perkembangannya, lanjut Arief, ada beberapa Surat Keputusan (SK) dari Batanghari yang belum siap. Serta mepetnya tanggal akhir PPKM level 4 hingga 6 September, membuat pihak Dinsos akan mempertimbangkan memberikan bantuan sembako. “Kemarin ketika diajukan kita terbentur waktu yang hampir habis, dan juga SK-nya yang belum siap. Nantinya tetap terbuka peluang asal adminsitrasinya lengkap, maka akan diadakan segera dan tak lewat tanggal akhir itu,” pungkasnya. (pas)     

 

 


Komentar

Rekomendasi




add images