iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Pemprov Jambi untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 akan segera disalurkan. Kini tengah dalam proses cetak wesel di PT Pos sebagai penyalur dan segera disalurkan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman mengatakan,  uang bantuan tahap satu bulan Agustus sudah ditransfer ke PT Pos senilai Rp 9,3 Miliar. Ini diperuntukkan bagi 30.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau per orangnya akan menerima Rp 300 ribu.

"Saat ini sedang proses cetak wesel dan penyaluran ke penerima. Dalam Minggu ini akan tersalur," ujar Sekda.

Adapun teknis penerima di Kabupaten/Kota yakni belum menerima bantuan pemerintah lainnya. Untuk penyusunannya Pemprov menetapkan kuota 30 ribu untuk 11 Kabupaten/Kota ditetapkan floating per daerahnya.

"Nanti tinggal Kabupaten/Kota menetapkan nama masyarakatnya yang menerima seperti tahun lalu," jelasnya.

Hanya saja, Sudirman mengakui mungkin terjadi penggantian nama penerima terdahulu dana sekarang setelah dilakukan evaluasi pada tahun lalu.

Dari informasi terakhir, Sudirman mengakui ada 7 Kabupaten yang nama penerima JPS sudah masuk, dan selanjutnya harus diverifikasi oleh Dukcapil. "Jangan sampai namanya ganda menerima bantuan pemerintah lainnya atau juga tak punya NIK," terangnya.

Daerah yang sedang proses penyaluran itu, lanjut Sudirman, seperti Sarolangun, Merangin, Bungo dan Tanjabtim. Minggu depan kita siapkan Tanjabbar, Kerinci , Muaro Jambi.

Ia tak memungkiri pada tahapan awal memang kerepotan penyusunan administrasi karena daftar namanya yang masuk terlambat dan lainnya.

"Mudah-mudahan jika tahap satu terealisasi selanjutnya gampang," akunya.

Nantinya, JPS ini direncanakan akan diterima dalam 3 bulan. Dan Dia mengakui belum dipertimbangkan tambahan bulan penerimaan bantuan.

"Ini komitmen seperti yang disampaikan Menteri Keuangan, jadi kita harus ada anggaran PEN dan Kesehatan. Jadi JPS ini termasuk PEN," terangnya.

Selain JPS ini, Sudirman mengakui sekarang sedang dipersiapkan bantuan sembako yang termasuk PPKM level 4 di Batanghari. Namun, pihaknya masih menunggu nama penerima bantuan yang disampaikan Bupati ke Gubernur.

"Setidaknya kita memfloating sekitar 10 ribu dengan nilai sembako Rp 150 ribu atau sama seperti Kota Jambi yang 30 ribu kemarin," jelasnya.

Untuk penyaluran, kata Sudirman tergantung usulan nama. Namun sekarang sudah dalam proses pemesanan.

"Untuk Batanghari ini yang akan menangani Bulog, kita sudah siapkan, kita komunikasi dengan Bulog cukup lama," pungkasnya.

(aba)


Berita Terkait



add images