JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Ratusan orang Aliansi Mahasiswa Jambi melakukan aksi unjuk rasa penolakan pelemahan KPK di Kantor Gubernur Jambi, Senin (27/9).

Aksi ini sendiri menuntut beberapa hal yang merugikan masyarakat, termasuk 57 pegawai KPK yang dipecat pada 13 September lalu, dengan dalih tes TWK.

Saat dikonfirmasi, Koordinator aksi Rendi Saputra mengatakan bahwa, pihaknya menolak pelemahan yang terjadi di tubuh KPK.

"Kami sebagai tuan rumah ingin beraudiensi dengan pak Firli untuk menyampaikan tuntutan kami, sampai sekarang kami belum melihat pak Firli datang, dan jika sampai tidak bertemu, maka kami sangat kecewa," kata Korlap Rendi.

Selain itu, Rendi juga menyampaikan ada beberapa hal yang ditegaskan pada aksi kali ini. "Yang pertama kami tetap mengawal pegawai KPK yang diberhentikan, yang kedua kami juga menuntut soal RAPBD Provinsi Jambi untuk diusut sampai tuntas," tegas Rendi.

Kemudian Korlap Rendi juga menyebutkan, sebenarnya yang bersangkutan ada di dalam, namun belum ada urusan untuk menemui massa.

"Kami sudah dapat info bahwa beliau ada di dalam, sampai sekarang utusan yang di dalam belum menemui kami untuk menyampaikan apakah mau bernegosiasi dengan kami atau tidak. Bila tidak ada negosiasi, maka kami siap bertahan sampai sore atau bahkan sampai malam, sampai kami dapat beraudiensi dengan pihak di dalam," sebutnya. (rhp)


Komentar

Rekomendasi




add images