Arman berharap kedepannya BBM jenis solar selalu ada dan lancar di semua SPBU dan tidak dibatasi.
"Supaya tidak terjadi lagi antrean panjang hingga sampai ke bahu jalan," ujarnya.
Ditambahkan sopir lainnya Redho, beberapa waktu belakangan ini memang para sopir sangat kesulitan untuk mendapatkan solar.
"Biasanya Saya mudah mendapatkan solar di setiap SPBU, namun kali ini Saya sudah menunggu berjam-jam antre di SPBU demi mendapatkan solar. Tidak tau apa penyebab kelangkaansolar khususnya Jambi," katanya.
"Saya berharap pertamina menambah lagi stok solar, agar kami tidak lagi antre panjang seperti ini," tambahnya.
Hal senada diungkapkan sopir truk batu bara lainnya, Tarmizi. Ia mengaku pernah menginap di SPBU demi mendapatkan solar.
"Misal kita habis bongkar, BBM sudah menipis, mau tidak mau kita tetap menunggu di SPBU sampai dapat solar," katanya.
Kata Tarmizi, jika semua SPBU layanan solarnya maksimal, selalu tersedia stok, Dia meyakini tidak akan terjadi antrean.
"Harusnya stok ditambah, bukan malah dikurangi jatah kami mengisi BBM," sebutnya. (hfz/mg7/mg10).
