iklan

“Kepada semua OPD, dalam upaya point penghematan, harus menjaga aset-aset kita, kalau ada kendaraan yang rusak perbaiki. Saya yakin dua tahun kedepan belum pulih ekonomi kita. Kemudian bagaimana meningkatkan PAD kita, dari mana saja sumber PAD dari potensi yang ada di Sarolangun ini dan saya pikir dua hal ini sangat kata kuncinya,” ungkapnya.

Ia juga berharap bahwa dalam penyusunan perencanaan pembangunan ini, nantinya tetap dilaksanaan program yang dianggap baik oleh masyarakat agar tetap dilanjutkan, salah satunya program P2DK yang bermanfaat bagi masyarakat untuk membangkitkan ekonomi masyarakat.

“Prioritaskan jalan yang rusak dulu, jalan yang berlobang. Dan kami berterima kasih dengan pemerintah provinsi Jambi telah menganggarkan Rp 230 Miliar dana multi years untuk jalan menuju kecamatan Batang asai oleh pemerintah Provinsi Jambi,” pungkasnya.(hnd)


Berita Terkait



add images