"Kita sangat bersyukur, ditengah hingar bingar kemajuan zaman dan ditambah pula dengan wabah Covid-19 yang melanda kita saat ini, kegiatan syiar agama masih dilaksanakan dengan penuh semangat dan suka cita ditengah masyarakat. Pada malam ini hampir disetiap masjid masyarakat seolah berlomba mengadakan peringatan Isra Miraj. Ini menandakan masyarakat begitu meresapi makna yang terkandung dibalik peringatan Isra Miraj dengan rasa iman," beber Wawako Maulana.
Maulana juga jelaskan bahwa, pembangunan akhlak yang menempati prioritas utama dalam pembangunan di Kota Jambi, selaras dengan makna yang terkandung dalam kisah tauladan perjalanan Rasulullah yang berlangsung lebih dari 14 abad lalu tersebut.
"Makna yang hadir dalam kisah perjalanan Isra Miraj Rasulullah ini juga kami cantumkan secara eksplisit dalam visi misi pembangunan di Kota Jambi. Kita juga membangun akhlak masyarakat yang baik di Kota Jambi, selain juga berbagai aspek pembangunan lainnya seperti, infrastruktur, pendidikan, perdagangan, lingkungan hidup, dan lainnya. Pembangunan yang berkemajuan juga harus imbangi dengan akhlak sebagai budaya masyarakat. Akhlak dimulai dari tempat ibadah. Ibadah, terutama salat mencegah perbuatan kegi dan mungkar" ujarnya.
Acara perayaan Isra Miraj di Masjid Nurul Hidayah Tanjung Sari diakhiri dengan penyerahan santunan tali asih kepada masyarakat yang membutuhkan oleh Wawako Maulana. (*/hfz)
