JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Setelah kejadian dugaan adanya pembulian terhadap salah satu siswi di SDIT Al-Azhar Jambi yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada beberapa waktu lalu. Kini, pihak Kepolisian Resor Kota Jambi tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Informasi dihimpun dari Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, sampai saat ini pihaknya belum dapat memastikan, apakah benar meninggalnya siswi kelas 3 SD tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Kejadiannya sudah 2 bulan lalu, kia belum bisa memastikan, apakah benar ada kasus perundungan tersebut," katanya melalui pesan WhatsApp, pada Jumat (1/4/) sore.
Sebelumnya, Dugaan kasus pembulian yang dilakukan oleh seorang siswi SDIT Al Azhar Jambi terhadap temannya sendiri, pihak sekolah melalui Divisi Pengajaran akhirnya memberikan penjelasan, pada Jumat (1/4).
Berdasarkan keterangan dari Rini Kartini, Ketua Divisi Pengajaran SDIT Al Azhar Jambi saat dimintai keterangannya mengatakan bahwa, mengenai permasalahan ini telah selesai dan tidak perlu dibesar-besarkan.
"Terkait permasalahan yang sedang hangat tersebut, bahwa kami dari pihak Sekolah dan keluarga menyatakan bahwa permasalahan tersebut sudah selesai," katanya.
Rini juga membantah adanya aksi pembulian yang terjadi di SDIT Al Azhar Jambi, apalagi sampai menyebabkan salah satu siswi meninggal dunia.
"Kita sudah panggil kedua belah pihak orang tua dan tidak ada yang mempermasalahkan hal tersebut, kalau disebut pembulian maka secara logika saja ini anak baru usia 9 tahun, apa benar dia bisa membuli temannya kan tidak benar itu," jelasnya.
Untuk diketahui, bahwa sebelumnya Viral di media sosial Facebook, salah satu keluarga korban, salah satu siswi SDIT Al Azhar Jambi menyebutkan bahwa meninggalnya salah seorang siswi berhubungan dengan aksi pembulian yang dilakukan oleh teman sekolahnya.
Status tersebut kemudian viral dan mendapat banyak tanggapan dari masyarakat, namun diketahui bahwa status tersebut telah dihapus. (rhp).
