JAMBIUPDATE.CO, KERINCI – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H, mengucapkan terima kasih atas penganugerahan gelar adat dari tokoh masyarakat Tanjung Pauh.

"Semoga dengan gelar adat ini, lebih memperkuat silahturahmi dan emosional saya dengan masyarakat Tanjung Pauh,"ujar Al Haris.

Hal tersebut disampaikan Al Haris pada acara Kenduri SKO Kedepatian Tanjung Pauh, bertempat di Kabupaten Kerinci, Kamis (12/05/2022). Al Haris mendapatkan gelar adat "Depati Tiang Negeri" berdasarkan keputusan bersama tokoh masyarakat.

Al Haris mengatakan, Kenduri SKO merupakan kenduri adat masyarakat yang telah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu. Untuk itu, kegiatan ini jangan hanya sekedar ceremonial saja, tetapi harus terus berkelanjutan karena Kenduri SKO ini kekayaan adat budaya Kerinci, serta tokoh masyarakat harus menetapkan dengan keputusan adat.

Al Haris mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi saat ini memberikan perhatian khusus terkait adat budaya yang ada, sekarang banyak sekali masyarakat Jambi yang sudah mengabaikan hukum hukum adat.

Kedepan, Pemerintah Provinsi Jambi akan mengkaji ulang permasalahan hukum adat ini, sehingga hukum adat menjadi lebih tajam dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari hari.
"Saya mengharapkan agar setiap pemangku kepentingan turut berperan melakukan upaya untuk menjaga dan melestarikan adat budaya, khususnya Kenduri Sko dari kepunahan serta mempertahankan nilai-nilai kekayaan kearifan lokal daerah dan menanamkannya kepada generasi muda,"ungkap Al Haris.

“Upaya pengenalan nilai-nilai yang terkandung dalam suatu budaya dan tradisi bisa dilakukan melalui pendekatan edukasi dalam pembelajaran berbasis kearifan lokal. Nilai-nilai kearifan lokal ini berperan dan berfungsi sangat penting untuk memberikan keteduhan pada kehidupkan sehari-hari yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan di Provinsi Jambi agar menjadi lebih baik lagi kedepannya," lanjut Al Haris.


Komentar




add images