JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi beserta Polres Jajaran akan menggelar Operasi Patuh Siginjai pada tanggal 13 hingga 26 Juni 2022 mendatang.
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi mengatakan bahwa dalam operasi kali ini akan difokuskan dalam pengawasan dan penindakan aktifitas truk batu bara.
"Sasarannya adalah pelanggaran-pelanggaran yang potensial mengakibatkan kecelakaan," katanya, pada Minggu (12/6) saat dikonfirmasi jambiupdate.co via telepon genggam.
Diterangkan Dhafi, dalam pelaksanaannya nanti akan difokuskan pada permasalahan yang disesuaikan pada Polres jajaran, utamanya masalah angkutan batu bara.
"Kalau saat ini kan kita sedang fokus pada masalah batu bara, mulai dari masalah kecepatan, muatan maupun jam operasional," terangnya.
Adapun rincian personel yang diturunkan yakni, Polda Jambi 35 orang Personel, Polres Muaro Jambi 40 orang, Polres merangin 46 orang, Polres Batanghari 44 orang, Polres Tanajb Timur 42 orang.
Kemudian, Polres Sarolangun 46 orang, Polres Kerinci 38 orang, Polres Bungo 45 orang, Polres Tebo 36 orang, Polres Tanjab barat 45 orang, Polresta Jambi 48 orang. Total sebanyak 465 orang Personel.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Jambi, Kompol Aulia Rahmad mengatakan bahwa, untuk operasi patuh, Satlantas Polresta Jambi akan melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui Tilang Elektronik (ETLE) statis dan mobil yang dimulai tanggal 13 hingga 26 Juni 2022 mendatang.
"Tujuan operasi patuh ini yakni, untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, baik pada saat dilaksanakan operasi maupun pasca operasi patuh ini," katanya.
Lebih lanjut Kompol Aulia menyebutkan, untuk sasaran operasi patuh yang diberlakukan oleh Polresta Jambi ada 3 yakni, pertama menerobos lampu lalu lintas, tidak menggunakan seatbelt, tidak menggunakan helm.(rhp).
