"Di dalam perjalanan ke Lahat, dia bilang kalau dia sering difitnah ibu saya, jadi tidak baik untuk saya. Makanya dia ajak saya ke Lahat, sampai dia bilang kalau saya diguna-guna ibu," jelasnya.
Diakui NA, selama 4 bulan berada di Lahat, dirinya mengaku hanya dikurung di dalam kamar, dan hanya diberi makan nasi 1 kali sehari dengan lauk telur.
"Sampai sekarang saya masih takut gemetar kalau keluar kamar, karena selalu bilang saya diguna-guna oleh ibu saya," sampainya.
Dirinya berharap atas kejadian ini, pelaku dapat dikenakan pasal berlapis dan hukuman yang oaling berat.(rhp)
