"Iya itu lebih pada aksi pada momen atau peristiwa besar, kami memilih tidak berorasi tetapi hadir dalam bentuk teaterikal, dramatisasi puisi," Tutur Hendry Nursal, Sekretaris Teater Tonggak.
Lantas sempat ambil bagian di Oranye Teater Festival (OTF) ke-8 tahun 2006 di gedung Teater Arena Taman Budaya Jambi, tetapi berubah nama menjadi Mata Teater, membawakan naskah Otak Dalam Botol karya Muhammad Husyairi atau Ari MHS Ce'gu, disutradai Hendry Nursal.
Menariknya kehadiran HIMA PS-PBSI dalam lakon Petang di Taman, juga tak terlepas dari peran para Alumni seperti Sutradara: Regi Ananda Winardo, Penata Musik: Putra, Penata Panggung: Hendra Wijaya. Lalu terlibat belakang panggung pun terdapat alumni, hingga Manager Panggung: Hendry Nursal tampak terlibat.
"Saya bahagia, rasanya tak bisa dinilai. Ketika melihat adik-adik HIMA PS-PBSI kembali hadir di pangung teater. Di masa saya tidak mudah namun ada kemauan dan semangat, kini dukungan itu nyata. Kami para alumni sudah selayaknya memberikan dukungan tenaga serta pikiran, jika perlu kedepan tak menutup kemungkinan secara materi juga diberikan," Urai Hendry Nursal yang notabene ketua Pelaku Teater Indonesia (PTI) Korda Provinsi Jambi.
Ini menjadi salah satu cara kami berterima kasih kepada HIMA PS-PBSI terutama dosen yang telah memberikan ilmunya saat kami berkuliah dulu," Tandasnya sembari tersenyum, selaku alumni HIMA PS-PBSI Angkatan 2003. (*)
