iklan Gubernur Jambi, Al Haris.
Gubernur Jambi, Al Haris.

Selain itu untuk bantuan bibit dan sarana prasarana pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan juga tetap dianggarkan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan sebesar Rp26,9 M. "Ada juga pada Dinas Perkebunan sebesar 3,87 milyar rupiah, sertaDinas Kelautan dan Perikanan sebesar Rp879,3 juta," sebut gubernur.

Sementara untuk Jambi Agamis telah dialokasikan anggaran sebesar Rp22,9 M untuk bantuan operasional pesantren, bantuan biaya umroh gratis bagi guru ngaji, havidz qur’an dan pegawai syara’ berprestasi dan program satu desa satu havidz alqur’an.

"Sedangkan guna pelaksanaan JAMBI RESPONSIF, telah dianggarkan pada Dinas Sosdukcapil sebesar Rp8,03 M untuk bantuan bagi fakir miskin, anak terlantar, lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya," tambahnya.

Selain itu, sebagian komponen Dumisake yang bukan kewenangan Pemerintah Provinsi diberikan dalam bentuk bantuan keuangan pada Pemerintah Kabupaten/ Kota/ Desa, termasuk dukungan operasional camat untuk membantu Pemerintah Provinsi Jambi memonitoring pelaksanaan Dumisake di lapangan.

Sebelumnya, pada sidang paripurna pemandangan umum terhadap Ranperda APBD 2023 Fraksi Gerindra mempertanyakan berapa alokasi belanja pada masing-masing program/kegiatan/sub kegiatan pada OPD terkait dalam RAPBD TA 2023 sesuai RKPD TA 2023 dan RPJMD Provinsi Jambi periode 2021-2026. Adapun komponen DUMISAKE yaitu sebagai berikut: Jambi Cerdas dan Pintar; Jambi Sehat, Jambi Tangguh, Jambi Agamis, dan Jambi Responsif. (aba)


Berita Terkait



add images