JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher (RSRM) Jambi diusulkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjadi Rumah Sakit rujukan untuk kasus gagal ginjal akut.
"Benar, kita usulkan agar bisa jadi RS rujukan kasus gagal ginjal akut karena kalau kita lihat sekarang RS rujukan gagal ginjal ini di Padang dan Palembang," ujar Wakil Direktur Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr Anton Trihartono.
Terkait hal ini, kata dr Anton, pihaknya akan melakukan follow up ke Kemenkes untuk mengetahui respon dari pengajuan ini.
"Karena misalnya dalam kasus emergency tertentu, kita sudah bisa melakukan tindakan yang dibutuhkan dan alatnya sudah ada, cuma memang ada beberapa kompetensi yang sedang didiskusikan, karena dokter spesialis anak Nefron kita belum ada," tambahnya.
Sebelumnya, Kabar gembira datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. Seorang balita laki-laki berusia dua tahun yang sebelumnya di diagnosa menderita gagal ginjal akut sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.
Sebelumnya terdapat satu pasien anak gagal ginjal yang sembuh di RSRM sehingga tidak ada lagi kasus di RS plat merah milik Pemprov Jambi ini.
Dijelaskan Anton, bahwa sebenarnya kasus gagal ginjal akut ini jika penyebabnya dapat segera diketahui dan dilakukan penanganan maka respon untuk sembuhnya akan bagus juga.
"Itu bisa langsung sembuh total dan normal, penyebab kasus gagal ginjal akut pada anak tersebut yakni gangguan saluran pencernaan sehingga urinnya menumpuk di kantung kencing dan lama-lama naik ke ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal akut," tambahnya.
Tidak lupa, dr Anton juga mengucapkan terimakasih atas pemberitaan dari media yang membuat masyarakat dapat cepat tanggap sehingga kasus ini dapat ditekan. (aba)
