iklan ilustrasi
ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, MUARATEBO- Tim Pemantauan Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tebo telah menganggarkan sebesar Rp3 miliar untuk menekan dan mengendalikan inflasi. Pasalnya, penekanan inflasi di Kabupaten Tebo saat ini masih berada pada urutan penyeimbang antara posisi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi. 

Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Tebo, Aspan. Menurutnya, dana Rp3 miliar itu difokuskan untuk upaya pengendalian inflasi. "Membantu masyarakat untuk  pembelian kebutuhan pertanian, operasi pasar, kesehatan dan sosial," ungkapnya. Selasa (1/11) kemarin. 

Lanjutnya, hingga saat ini harga sembako diseluruh pasar tradisional masih relatif stabil. Hanya saja minyak goreng dan beras yang naik. Hal itupun masih belum begitu signifikan. 

"TPID harus tetap melakukan upaya pengendalian terkait itu. Teruslah menggelar operasi pasar, supaya harga sembako selalu terpantau," ujarnya. 

       Dikatakannya, melalui anggaran ini semoga dapat membawa Kabupaten Tebo menjadi urutan teratas yang sukses dalam penekanan dan pengendalian inflasi. 

"Saat ini kita di urutan tengah-tengah kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi, tidak terlalu atas dan tidak terlalu dibawah," pungkasnya. (bjg)


Berita Terkait



add images