iklan BELUM SELESAI: Pekerjaan lobang galian Sewerage System (Sistem Perpipaan Air Limbah), di Jalan Brigjen Katamso, RT 12, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur.
BELUM SELESAI: Pekerjaan lobang galian Sewerage System (Sistem Perpipaan Air Limbah), di Jalan Brigjen Katamso, RT 12, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur. (HAFIZ/JE)

 

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI– Kota Jambi merupakan salah satu daerah di Indonesia yang mendapatkan program bantuan pengelolaan air limbah, menggunakan sewerage system atau Sistem Perpipaan Air Limbah (SPAL).

Pekerjaan tersebut sudah dilakukan sejak 2021 lalu. Ada dua kecamatan di Kota Jambi yang disasar yakni Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Pasar.

“Selama pekerjaan berlangsung memang banyak keluhan masyarakat," kata Walikota Jambi Sy Fasha.

Proyek milik Kementerian PUPR itu dikerjakan oleh tiga perusahaan, yakni, PT Waskita, PT Adhi Karya dan PT Brantas Abipraya.

“Insya Allah 2023 selesai, segera akan dihibahkan ke Pemkot Jambi dan dikelola BUMD,” sebut Fasha.

Kini, sebut Fasha pihaknya tengah mengirimkan tenaga ke pusat pelatihan untuk dilatih sebagai operator menjelang proyek tersebut dihibahkan.

“Pelaksana kami minta Desember ini harus sudah selesai semua diaspal jalan-jalan yang digali itu,” katanya.

Sementara itu, Camat Jambi Timur, Vif Fairi mengatakan, proyek yang dilakukan di wilayahnya ini merupakan proyek pemerintah pusat. (hfz)


Berita Terkait



add images