iklan

Sehingga muncul di akun SSCASN bahwa formasi di instansi sudah tak tersedia, serta ada lagi guru yang diminta melakukan verval ijazah di dapodik. 

"Banyak kami yang tak bisa melanjutkan pendaftaran karena ngajar tak sesuai jurusan. Jadi tidak linear. Ini banyak dialami guru. Kami juga tak mendapat pemberitahuan dari dinas kalau untuk tes PPPK harus ada jam mengajar, sebab umumnya jam mengajar sudah diambil guru sertifikasi semua," katanya.

Selain itu menurutnya waktu pendaftaran relatif singkat, sementara banyak bahan yang harus dipersiapkan. "Jadi kalau kami lihat syarat daftar PPPK ini ada ribuan guru yang tak bisa ikut, " ungkapnya. (hdp)


Berita Terkait



add images