iklan

Sebagai tindak lanjutnya, kota Jambi telah masuk menjadi kandidat proyek TFURP. Tim yang hadir akan meninjau langsung dan membuat kajian Feasibility Study/studi kelayakan and desain, untuk kemudian akan diusulkan dana penyediaan infrastruktur, serta kampanye dan pelatihan penyadaran masyarakat, dengan total anggaran sekitar US$7.000.000 (tujuh miliar US Dollar).

Setibanya di Danau Sipin, delegasi TFURP tersebut berkeliling menggunakan ketek wisata kota Jambi, didampingi OPD Pemkot Jambi, seperti Kepala Bappeda Kota Jambi, Kadis Pariwisata Kota Jambi, Kadis DLH Kota Jambi, Kabag Kerjasama Kota Jambi, Kabid SDA PUPR Kota Jambi, Diskominfo Kota Jambi dan perwakilan BWSS Jambi. Tim mendapat paparan mendalam terkait kawasan Danau Sipin, yang akan menjadi bagian penting kajian proyek ini.

Seusai melakukan tinjauan lapangan, tim yang berasal dari Singapura ini dijamu oleh Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Dalam jamuan tersebut, Fasha lebih detail menjelaskan konsep pengembangan Danau Sipin dan visi pembangunan kota Jambi berwasasan lingkungan yang digagas olehnya dalam rencana pembangunan Kota Jambi.

"Kita ingin berkontribusi besar dalam menghadapi isu dan tantangan global saat ini, seperti perubahan iklim dan isu lingkungan,” kata Wali Kota Jambi Sy Fasha.


Berita Terkait



add images