iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI- Pemerintah Kabupaten Batanghari mencatat selama di bulan Ramadan 1444 H untuk jumlah volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bertambah dari hari biasanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batanghari, Zamzami, mengatakan peningkatan sampah di bulan puasa sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya.

"Dari data dilihat cukup signitifikan ini memang sudah rutinitas dua kali lipat dari hari-hari biasanya," katanya.

Peningkatan volume sampah di bulan puasa terjadi hingga 35 ton per hari, dari hal tersebut meningkat dari hari biasanya sekitar 29 ton per hari.

Sampah tersebut terdiri dari sampah rumah tangga yang paling besar dan sisanya sampah yang berasal dari pasar dan sampah spesifik (non rumah tangga).

Volume sampah yang banyak ditemukan itu berasal dari Pasar Keramat Tinggi, Pasar Tembesi dan Pasar Sungai Rengas. Sampah tersebut kebanyakan sampah rumah tangga, karena para ibu-ibu banyak membuat makanan untuk buka puasa. "Ada banyak Pasar Bedug dadakan juga menimbulkan sampah bertambah," ujarnya.

Dengan meningkatnya volume sampah tersebut disebabkan beberapa jenis sampah, seperti ampas tebu dan batok kepala muda. Karena tebu dan kelapa muda menjadi buruan warga untuk dijadikan menu berbuka puasa.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan yang lebih banyak lagi, pihaknya juga telah mengoptimalkan satuan petugas dan armada-armada pengangkut sampah yang ada. ‘’Di saat bulan puasa ini, para petugas telah beroperasi sejak subuh hari,’’ tandasnya. (rza)

 


Berita Terkait



add images