iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Dua hari jelang ditutupnya pendaftaran beasiswa Pemerintah Provinsi Jambi pada 22 Juli 2023, jenjang Strata 3 luar negeri sepi pendaftar. Dari 10 kuota hanya 3 pendaftar.

Kepala Bagian Pelayanan Dasar Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jambi Watni membenarkan data itu.

"Benar baru 3 pendaftar," ucapnya.

Ia tak memungkiri penyebabnya karena persyaratan yang menyulitkan pendaftar beasiswa S3 yang kuliah diluar negeri itu.

"Saat ini masih proses pendaftaran sampai hari Sabtu. Salah satu sebab tak banyak yang daftar mungkin karena persyaratan tak boleh menerima beasiswa lain tahun ini, dan biasanya yang kuliah diluar negeri ada sponsor (beasiswa lain)," terangnya.

Ditanya langkah selanjutnya jika tak cukup orang yang mendaftar kemungkinan bisa dibuka perpanjangan pendaftaran khusus untuk beasiswa S3 luar negeri. "Kemungkinan jika S3 luar negeri tak terpenuhi akan diperpanjang," akunya.

Ia mengakui pada tahun lalu S3 luar negeri juga tak terpenuhi dan sudah dilakukan evaluasi persyaratan pada tahun ini.

Sedangkan untuk jenjang S1 dan S3 dalam negeri tak diperpanjang karena pendaftar sudah melebihi kuota.

Dari data yang didapatkan jambiupdate, untuk pendaftar S1 khusus untuk mahasiswa tak mampu sudah mendaftar sebanyak 1.736 peserta hingga 20 Juli lalu. Jumlah itu dari kuota 210 orang.

Kemudian S1 prestasi 442 pendaftar dari 90 kuota. S3 dalam negeri 163 pendaftar dari kuota 70 orang.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jambi kembali membuka Beasiswa Dumisake Jambi Mantap pada tahun 2023. Sebanyak 380 kuota beasiswa disiapkan untuk mahasiswa Strata 1 (S1) dan Strata 3 (S3) asal Provinsi Jambi.

Watni menyebut anggaran yang disiapkan tahun ini sebanyak Rp7,9 Miliar.

"Total ada 380 kuota," ucap Watni.

Ia merincikan untuk mahasiswa S1 disiapkan sebanyak 300 kuota.

"Ini untuk mahasiswa dalam negeri dan luar negeri. Namun yang diutamakan (prioritas) mahasiswa kurang mampu sebanyak 70 persen dari kuota yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dan selebihnya melihat prestasi (prestasi nasional dan IPK)," katanya.

Untuk S1 nantinya mahasiswa yang mendapatkan beasiswa akan dibantu Rp 15 juta per orang.

"Nanti masuk ke rekening penerima beasiswa," akunya.

Sementara, untuk S3 total ada 80 kuota Beasiswa. Dengan pembagian 70 orang kuota S3 dalam negeri dan 10 kuota S3 luar negeri.

"Untuk S3 akan mendapatkan beasiswa Rp 40 Juta per orang," akunya.

Calon peserta beasiswa khusus S3 sendiri diperuntukkan bagi mahasiswa yang berstatus Dosen pada Perguruan Tinggi dalam Provinsi Jambi yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). (aan)

 


Berita Terkait



add images