JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi belum mencapai 50 persen di semester pertama tahun 2023. Lambannya penerbitan PBB menjadi salah satu penyebab belum maksimalnya Pendapatan Asli Daerah.
"Realisasi PAD semester pertama baru 42 persen," kata Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Nella Ervina.
Kata Nella, Pendapatan Asli Daerah Kota Jambi pada semester awal sejak bulan Januari hingga akhir Juni 2023 baru mencapai Rp 170 miliar.
Jumlah itu setara dengan 42 persen atau kurang dari 50 persen dari target PAD Rp 355 miliar.
"Salah satu penyebab belum mencapai 50 persen PAD semester pertama karena lambatnya penerbitan PBB," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya optimis realisasi PAD akan mencapai 100 persen di semester II.
"Kita optimis realisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Jambi mencapai angka 100 persen di semester kedua. Optimalisasi pembayaran PBB dan retribusi akan dilakukan, sehingga target Rp 355 miliar yang ditetapkan akan tercapai," pungkasnya.
(hfz)
