JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Warga dengan bobot 130 kg terpakasa dievakuasi oleh tim penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Sabtu lalu.
Pria tersebut merupakan warga Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Diduga mengalami penyempitan saraf tulang belakang dan infeksi pada bagian kaki, sehingga menyebabkan pembengkakan dan tidak bisa berjalan.
Wakil Wali Kota Jambi Maulana menyebutkan, di Kota Jambi memang pihaknya menghadapi beban ganda terkait gizi. Pertama masih adanya angka kekurangan gizi kronis, seperti bayi lahir stunting dan masyarakat kelompok miskin extrim.
“Itu kelompok masyarakat yang ekonomi menengah ke bawah. Termasuk keluarga miskin extrim. Persoalan ini jelas programnya, untuk menguruangi angka kekurangan gizi,” kata Maulana, Senin (31/7).
Disisi lain, ada gaya hidup masyarakat di kota ini, dengan pola makan yang siap saji, mudah didapat.
“Anak-anak yang lebih banyak mengkonsumsi itu, dan orangtuanya juga tidak melarang. Hal ini itu menjadi pemicu muncul masalah baru, yakni obesitas,” ujarnya.
