iklan
"Tenaga kesehatan terampil menjadi primadona saat ini. Belajar dari pandemi kemarin, tenaga kesehatan menjadi ujung tombak. Sampai kapanpun, selama umat manusia masih ada dimuka bumi ini, tenaga kesehatan akan terus dibutuhkan. Selamat kalian telah memilih jurusan yang tepat untuk karir kalian dimasa mendatang" sebut Wali Kota Jambi itu.

Wali Kota Fasha juga menyebutkan bahwa hasil kunjungannya ke Jepang awal tahun lalu, membawa komitmen kerjasama dengan negara Jepang, karena negara timur Asia tersebut membutuhkan tenaga kesehatan yang banyak bagi negaranya.

"Saya telah bertemu pemerintah, pengusaha, dan beberapa lembaga pendidikan di Jepang, mereka membutuhkan banyak tenaga kesehatan dari Indonesia. Komitmen itu kita realisasikan dengan datangnya mereka ke Kota Jambi untuk menindaklanjuti kerjasama lebih lanjut terkait hal tersebut. Ini peluang bagi kalian semua, harus dimanfaatkan dengan baik," pungkas Fasha.

Sebagai seorang praktisi yang mumpuni dalam meramu tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di Kota Jambi, kepiawaian Wali Kota Fasha dalam membangkitkan motivasi generasi muda tidak perlu diragukan lagi. Pada kesempatan itu pula, Doktor Ilmu Pemerintahan jebolan IPDN itu membuka kesempatan bagi mahasiswa baru yang hadir diacara tersebut, untuk bertukar pikiran dan menyampaikan narasi kritisnya terkait tema yang diangkat pada kegiatan tersebut. Tampak seluruh peserta sangat antusias, ditandai dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan kepada Wali Kota Jambi itu. (hfz)


Berita Terkait



add images