iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMB-Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menghimbau agar masyarakat dapat mewaspadai narkotika jenis baru.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Petrus Reinhard Golose, saat meresmikan Kantor BNN Provinsi Jambi.

Dikatakan Petrus, saat ini tercatat ada sebanyak 1.212 jenis narkotika yang tersebar di dunia, sedangkan 92 jenis di antaranya tersebar di Indonesia.

Namun, saat ini sedang terjadi produksi dan peredaran narkotika jenis baru yang sulit terdeteksi sehingga belum tertulis dalam undang-undang. "Jadi, bukan hanya hard narcotic yang kita kenal bersama. Sekarang beredar jenis baru yang mana anak dan perempuan juga bisa menggunakannya," ungkapnya.

Petrus juga menyebutkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak mengenal usia, narkoba bisa menyerang anak-anak maupun orang tua. "Orang tua juga menggunakan itu, jadi tidak mengenal umur. Ini harus kita atasi bersama, contohnya sekarang penyalahgunaan sintetis canna binoid. Tidak hanya cannabis sativa, sabu, heroin, dan sebagainya," sebutnya.

Penyalahgunaan narkotika selalu didominasi oleh kaum pria, di mana penggunanya banyak berasal dari kaum remaja daripada orang dewasa. Usia remaja memang paling banyak sebagai pengguna narkotika. Padahal narkotika akan berdampak pada kondisi kesehatan penggunanya.

Di Provinsi Jambi sebut, Komjen Golose, ada 18 kawasan yang rawan peredaran narkotika. Namun jumlah itu terbilang kecil, karena dilihat dari tahun 2019 lalu Jambi berada di posisi 4 penyalahgunaan narkotika, dan pada tahun 2021 turun menjadi posisi 26.

"Ini menunjukkan kemajuan luar biasa. Kerjasama antar BNNP dan Polda Jambi sanggup menekan peredaran narkoba," sebutnya.

(raf)


Berita Terkait



add images