iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Meski terjadi perubahan iklim, Pemprov Jambi tetap menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap terpenuhi.

Kondisi cuaca yang saat ini tidak menentu, bahkan dengan fenomena Elnino (seperti suhu panas diatas normal) yang terjadi, tidak membuat kebutuhan pokok di Provinsi Jambi berkurang.

Komoditi pokok seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih masih aman.

Oleh karena itu dinas terkait, meminta masyarakat Jambi tidak perlu khawatir dengan produksi bahan pokok yang berkurang, sehingga pasokan juga berkurang, harga bahan pokok di pasar tradisional juga akan tetap stabil.

Ketersediaan bawang putih di Provinsi Jambi sendiri, saat ini sekitar 150 ton, bawang merah sekitar 500 ton, cabai merah kurang lebih 900 ton, cabai rawit sekitar 250 ton, dan daging ayam sekitar 600an ton.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Jabalnur mengatakan masyarakat tidak perlu panik dengan ketersediaan bahan pokok.

“Pemprov Jambi akan terus mengupayakan ketersediaan bahan pokok agar tetap stabil,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan kerjasama dengan daerah surplus bahan pokok. Sehingga, bahan pokok tersebut bisa didatangkan ke jambi untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.

Seperti diketahui, bahan-bahan pokok seperti cabai, bawang, dan daging ayam tersebut, menjadi bahan pokok penentu atau penyumbang inflasi di Provinsi Jambi.

Ketersediaan bahan pokok tersebut, berikut dengan daya beli masyarakat, menentukan tingkat inflasi di Provinsi Jambi.

Saat ini, kondisi inflasi di Provinsi Jambi terbilang stabil, bahkan di angka terendah

yaitu diangka 1.15 persen di Agustus 2023 ini. Pengendalian harga, ketersediaan barang harus dipastikan oleh pemerintah, agar tidak lagi terjadi peningkatan inflasi di Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris menyebut hal ini berkat kerja keras Tim Satgas Pangan dan TPID Provinsi Jambi, serta kabupaten dan kota yang mengendalikan harga dipasar.

"Tim ini saya minta konsisten, semua harga-harga yang berlaku hari itu memang dikuasai oleh tim sehingga tim ini bisa ambil langkah-langkah ketika mendadak terjadi kemahalan," ujarnya.

"Kita juga bisa bantu menekan harga lewat operasi pasar. Atau pasokan kita banyakan dari luar daerah," pungkasnya.

(aan)


Berita Terkait



add images