iklan
Sebelumnya, dari jumlah peserta 54 orang dibagi menjadi dua tim. Untuk melihat kemampuan terbaik peserta, tim pelatih sengaja tak memberitahukan penugasan peserta saat hari H.

"Terkait mana yang menjadi tim pengibaran (penaikan) dan penurunan itu nanti berdasarkan hasil pemantauan dari geladi bersih di lapangan kantor gubernur Jambi," ucap Pandu.

Saat gladi bersih itulah, ditentukan mana peserta yang bertugas pada pagi atau sore harinya.

Tak hanya itu, tim pelatih juga menyiapkan skenario jika ada peserta yang sakit saat hari H. "Jika seandainya ada yang tidak mampu maka akan ada yang tampil dua kali pada pengibaran dan penurunan," sebut pria yang juga berprofesi sebagai protokol Gubernur dan Wagub Jambi ini. (aan)


Berita Terkait



add images