iklan
Hal ini, katanya, berimbas kepada tingginya harga tiket pesawat menuju Batam dari Jambi.

‘’Jadi warga Jambi yang ingin berobat atau general chek-up ke Malaysia dan ke Singapura via Batam terpaksa memilih berangkat dari Palembang menuju Hang Nadhim, karena tiket pesawatnya yang murah. Begitu pula dengan warga Melayu Malaysia dan Singapura yang ingin ke Jambi mengalami kesulitan akibat terbatasnya air line,’’ jelasnya.

Dalam surat itu, sebut Rahman, pihaknya meminta NAM Air membuka rute penerbangan Jambi-Batam dan Batam-Jambi setiap hari, atau paling tidak 3 kali dalam seminggu.

‘’Saya selaku chairman dari Batam Tourism Promotian Board juga akan membantu untuk promosi jalur penerbangan tersebut ke asosiasi Melayu Singapura dan JOTIC (Johore Tourist Information Centre) yang ingin berkunjung ke Jambi,’’ katanya.(pas)


Berita Terkait



add images