iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Harga bawang putih sempat mencapai harga Rp 40 Ribu pada beberapa hari lalu. Hal itu dipengaruhi elnino dan kekeringan mengganggu jumlah produksi bawang putih di pulau Jawa maupun di wilayah Sumatera.

Kondisi itu juga mempengaruhi jumlah produksi bawang putih di provinsi Jambi yang mulai berkurang.

Dengan fenomena itu, mempengaruhi harga bawang putih beberapa hari lalu di Provinsi Jambi yang mulai meningkat. "Dari hasil catatan dinas ketahanan pangan provinsi Jambi harga bawang putih mengalami kenaikan harga berkisar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu rupiah per kilogram," sebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Ismed Wijaya.

Sementara untuk harga sebelumnya hanya sebesar Rp 30 ribu rupiah, selain kurangnya produksi, mahalnya ongkos distribusi juga menjadi penyebab melonjaknya harga bawah putih.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Kemas Muhammad Fuad mengatakan, harga bawang merah dan bawang putih masih relatif stabil meskipun harganya terkadang berfluktuasi. Untuk bawang merah masih mengandalkan produksi lokal, sedangkan bawang putih berharap dari distribusi luar daerah.

Terkait sempat melonjaknya harga sampai Rp 40 Ribu beberapa waktu lalu dari harga normal Rp30 ribu, kata Kemas, akan disikapi lagi pada bulan baru (September) mendatang.

"Apakah akan dilakukan operasi pasar, berdasarkan kesepakatan kita bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)," terangnya.

Untuk stok bawang putih, kata Dia, juga relatif aman sama dengan kondisi bawang merah.

"Untuk bawang putih rekan distributor tetap berupaya, mengkondisikan selagi stok yang ada di Jambi masih aman, walau distribusi dari luar belum masuk maka masih bisa kita stabilkan," akunya.

Ia menambahkan, harga tergolong stabil namun bisa berubah per harinya. Untuk itu, tim satgas pangan dan TPID tetap akan siaga paling tidak untuk ketersiadaan. "Karena sifatnya ketersediaan dahulu yang diutamakan, karena jika masih tersedia maka harga nomor dua dipertimbangkan konsumen, yang penting ketersediaan dahulu yang kita penuhi," akunya.

(aan)

 


Berita Terkait



add images