iklan Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani mengungkapkan, kegiatan job fair dapat menekan angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Jambi.

Pemerintah Provinsi Jambi terbuka kepada perusahaan-perusahaan untuk bersinergi demi meningkatkan perekonomian daerah. Hal demikian dikemukakan Wagub Jambi Abdullah Sani, saat membuka job fair dan pameran hasil karya pelajar SMK Negeri 5 Kota Jambi, di Mall Ramayana Jambi, Sabtu, (2/9).

"Terima kasih dan apresiasi atas insiatif SMK Negeri 5 Kota Jambi yang telah mengadakan acara job fair. Ini salah satu cara untuk mengatasi dampak negatif bonus demografi saat ini, menekan angka pengangguran," katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia saat ini memasuki era bonus demografi, yaitu penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia tidak produktif.

"Kita memasuki era bonus demografi, yaitu penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia tidak produktif. Badan Pusat Statistik (BPS) memproyeksikan bonus demografi Indonesia akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada tahun 2025-2030. Momen ini harus dihadapi dengan perencanaan yang matang karena dampak negatif bonus demografi adalah semakin banyak penduduk usia kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan," jelasnya.

Kata dia, melalui job fair ini banyak menawarkan posisi pekerjaan, diharapkan dapat memfasilitasi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan pendidikan, keterampilan, bakat dan minat yang dimiliki.

Sani juga berharap kepada perusahaan yang sudah ikut serta dalam job fair ini dapat mempercepat proses tahapan seleksi penerimaan karyawan.


Berita Terkait



add images