iklan
Intinya, kata Haris, ia berterima kasih kepada Panglima TNI, Kasad, Panglima hingga Danrem, lantaran tim satgas lapangan luar biasa bekerja. "Tinggal lagi pihaknya masih menemukan masih ada orang yang tak sengaja membakar, atau karena tren yang saat ini musimnya kering, kita mengimbau agar tak ada area yang bertambah," jelasnya.

Terkait dampak karhutla seperti kabut asap

yang ditimbulkan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Haris menyatakan sudah memerintahkan Puskesmas hingga Rumah Sakit untuk siaga menyiapkan ambulance. "Kalau seandainya terjadi cepat ambil langkah-langkah kalau terjadi," sambungnya.

Termasuk Pemprov sudah meminta Dinas Pendidikan mengambil tindakan jika keadaan udara memburuk. "Jika udara semakin memburuk maka kami akan ambil langkah untuk meliburkan. Sekolah silakan libur ketika kategori udara tidak sehat, kita lihat jika terus menerus tak sehat seperti 101 parameter P.M 2.5 maka akan kita buat SE untuk diliburkan," terangnya. (aba)


Berita Terkait



add images