iklan Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Dinas Perhubungan Kota Jambi melakukana penertiban juru parkir (Jukir) liar.

Sejumlah titik parkir yang terdapat jukir liar disambangi.

Hasilnya memang terdapat beberapa juru parkir liar, yang notabane tidak memilik Surat Perintah Tugas (SPT) resmi yang dikeluarkan oleh Dishub Kota Jambi. Diantaranya juru parkir yang berada di Jalan RE  Marta Dinata, atau tepatnya di depan rumah makan Sederhana kawasan Kecamatan Telanaipura.

Saat ditanya petugas, juru parkir tersebut tidak bisa menunjukkan SPT sebagaimana yang dimaksud. Dia hanya menyebutkan, disana hanya mencari uang dari parkir untuk kebutuhan sehari-hari.

“Cuma berapalah paling. Saya juga sering di sini. Saya juga udah izin sama RT,” kata si juru parkir ke petugas Dishub.

Untuk itu, ia pun didata agar kedepannya dapat diberikan SPT sesuai aturan yang berlaku. Hal yang sama juga ditemukan petugas di Toko Serba 35.000 di Kelurahan Buluran, Kecamatan Telanaipura.

“Saya dan teman sudah dapat izin dari pak RT,” kata juru parkir ini, tanpa bisa menunjukkan SPT.

Sang juru parkir ini pun tampak kebingungan saat didatangi petugas. Ia pun lantas menelpon sang ketua RT 01, Kelurahan Buluran, tempat dia mendapatkan izin.

“Besok pak RT nya ke kantor Bidang Parkir,” kata petugas Dishub.

Kasi Penataan Bidang Parkir Dishub Kota Jambi, Setia Budi menyebutkan, dari hasil pengecekan pihaknya di lapangan, menemukan 3 juru parkir liar.

Meski begitu sebutnya, mereka terlebih dahulu didata dan selanjutnya akan diberi atau difasilitasi pembuatan SPT.

“Mereka tidak punya SPT,” katanya.

Sementara terkait viralnya penarikan distribusi parkir di kawasan Tugu Keris Siginjai Sakti, mencapai Rp5.000 tiap pengendara, Budi mengatakan, hari ini seluruh juru parkir di kawasan tersebut akan dipanggil.

“Kita akan berikan pembinaan ke mereka,” sebutnya.

Sementara video viral yang menunjukkan seorang juru parkir memukul seseorang beberapa waktu lalu, dari hasil tinjauan tersebut, yang bersangkutan adalah juru parkir liar.

“Yang dipukul itu jukir kita (punya SPT,red). Kalau yang memukul informasi terakhir sudah diamankan Kepolisian,” tutupnya. (hfz)


Berita Terkait



add images