iklan 2 Minggu Kesulitan Air Bersih, Sumur Mengering, PDAM Mengalir Tak Normal
2 Minggu Kesulitan Air Bersih, Sumur Mengering, PDAM Mengalir Tak Normal

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Kemarau panjang melanda Jambi. Banyak dampak yang dirasakan langsung oleh masyarat atas peristiwa ini.

Utamanya masalah kekeringan. Seperti yang terjadi pada warga di Kecamatan Pelayangan dan Seberang Kota Jambi.

Sebagian dari mereka kesulitan untuk mendapatakan air bersih. Sumur gali sumber air mereka banyak yang kering, sebagian juga dari mereka yang merupakan pelanggan Perumdam Tirta Mayang, tidak mendapatkan aliran air bersih yang optimal.

Salah satu warga RT 4, Kelurhan Mudung Laut, Pelayangan, Santo mengungkapkan, sudah beberapa hari ini Ia dan warga sekitar kesulitan air.

"Alhamdulillah ini ada bantuan air,” kata Santo.

Kondisi sumur waraga turut mengering dampak musim kemarau.

“Sumur ada, tapi airnya tidak banyak. Tidak cukup,” kata.

Sementara, untuk air PDAM belakangan juga tidak mengalir normal seperti biasanya.

“Kadang hanya jam 11 malam sampai jam 1 malam hidup, itupun mengalirnya kecil. Soalnya Sungai Batanghari juga kering,” jelasnya.

Senada juga dikatakan Masita, warga RT 10, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan. Sudah 2 minggu belakangan ini Ia dan warga lainnya kesulitan mencari air bersih.

“Tapi ini Alhamdulillah ada bantuan, dan gratis,” kata dia.

Sementara itu, Dirut Perumda Air Minum Tirta Mayang, Dwieke Riantara membenarkan bahwa, belakangan ini untuk di wilayah Jambi Kota Seberang, pendistribusian air terbatas.

“Karena kondisi Pipa Intake kita sudah menggantung. Maka dari itu ada beberapa wilayah yang memang kita stop sementara beberapa waktu pendistribusiannya,” terangnya.

Oleh sebab itu, sejak beberapa waktu lalu, menghadapi musim kemarau dan memenuhi permintaan masyarakat yang mengalami kekeringan, pihaknya telah mendistribusikan air secara gratis.

“Ya total ada ratusan titik sudah kita jangkau. Tertuma memang di daerah Jambi Kota Seberang dan kawasan Paal Merah,” terangnya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih agar berkoordinasi dengan RT/Lurah/Camat, dan mengirim pesan WhatsApp ke nomor layanan Tirta Mayang 0821-2121-9692.

“Untuk memudahkan dan mempercepat pendistribusian, warga diminta menyiapkan tempat penampungan air di depan rumah, sabar dan tertib dalam menerima bantuan,” tutupnya. (hfz)


Berita Terkait



add images