iklan
Tidak luput pasangan calon Lurah, turut pula mendapat "ujian" dan tes kemampuan dari orang nomor satu di Kota Jambi itu. Setiap pendamping wajib memberikan pandangan terhadap tanggung jawab pribadi sebagai pendamping dan kesiapan mental jika benar-benar diberi amanah menjabat jabatan tersebut. Bahkan Wali Kota Fasha juga seringkali menguji kemampuan berorasi pasangan calon Lurah tersebut.

Wali Kota Syarif Fasha mengungkapkan bahwa seleksi serta fit and proper test calon Lurah adalah merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas tata kelola manajemen kepegawaian Pemkot Jambi, terutama dalam hal mutasi dan promosi ASN. Dirinya ingin memastikan pejabat yang akan menduduki posisi strategis di Kota Jambi, terutama kepala wilayah, betul-betul ASN yang mumpuni dan memiliki kompetensi serta kemampuan sebagai seorang pemimpin.

“Pantukhir ini kita laksanakan karena kami ingin melihat langsung secara utuh, sosok calon pejabat dan kepala wilayah di Kota Jambi. Saya akan melihat kompetensinya secara menyeluruh, baik penampilannya seperti apa, cara berbicara di depan orang banyak seperti apa, cara mengambil keputusan yang penting seperti apa, itu yang saya ingin lihat,” ujar Wali Kota Jambi Fasha.


Berita Terkait



add images