Siswantk menjelaskan untuk permanen menjadi bandara internasional bandara Jambi mesti memperpanjang 400 meter runway lagi.
"Sekarang di bandara Jambi 2.600 dengan pesawat terbesar yang bisa take Off airbus 320 dan Boeing 737 br 900," akunya.
Untuk penambahan runway, Siswanto mengatakan erat kaitannya dengan biaya, harus dianggarkan betul dari pemda dan angkasa pura.
"Karena keadaan kita sendiri merupakan bandara merugi, (umrah rute langsung) inilah salah satu langkah agar bandara kita tak merugi," sebutnya.
Adapun untuk usulan perpanjangan runway sebenarnya sudah dilakukan Pemprov tahun lalu.
"Sudah, Pak gubernur sudah ke lapangan bersama kami, jadi potensi untuk diperpanjang sudah dari tahun lalu beliau sudah kesana. Kami sudah menginformasikan juga ke Kementerian," pungkasnya. (aan)
