iklan Pembangunan Stokpile Ditolak Warga.
Pembangunan Stokpile Ditolak Warga.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Direktur PT. SAS Fauzan mengomentari terkait masih ditolaknya rencana pembangunan stokpile batu bara di Aur Duri.

Menurutnya, pihaknya sudah melengkapi semua dokumen diantaranya Amdal. Untuk penolakan warga sekitar stokpile, Fauzan malah heran.

"Apa yang ditolak, (kan) belum mulai. Ada polusi dan segala macam kan belum mulai, ditolak seperti apa kita juga tak mengerti menjawabnya, ini masih tanah kosong," ucap pria berkacamata ini.

Ia juga bingung jika ada anggapan kedepannya ada polusi. Dan menilai ini adalah kesalahan pihak warga dan pihak yang mensosialisasikan pekerjaan ini. "Padahal jaraknya dari rumah warga masih 1 kilometer, dari tempat pelabuhan (stokpile) itu,  dan 1 km itu jauh sekali tak kelihatan bukan satu dua meter seperti truk lewat," ucapnya.

Bahkan ia membandingkan seperti di jalan Jakarta hingga Solo ada PLTU dengan stokpile yang tinggi hanya dengan berapa meter saja. "Itu yang saya bingung itu di Jawa dan di sini 1 km tapi ada penolakan bahkan stokpile belum jadi, jadi yang tolak itu apa," sebutnya.

Selanjutnya, ia sepakat dengan langkah gubernur membentuk satu tim untuk sosialisasi. Karena menurutnya, pihak PT. SAS hanya menjalankan tugas membuat jalan khusus batu bara untuk kepentingan masyarakat Provinsi Jambi. (aan)


Berita Terkait