JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Sejak 11 Desember 2023, Provinsi Jambi telah mengalami pergantian status Siaga Darurat Karhutla menjadi status Siaga bencana Hidrometeorologi. Hal ini didasari pada perubahan situasi cuaca di Provinsi Jambi.
Hal tersebut dinyatakan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ex Officio yang juga Sekda Provinsi Jambi Sudirman.
"Sejak 11 November kita tetapkan siaga bencana Hidrometeorologi, di dalamnya yakni banjir, longsor dan bencana alam yang lain," ucap Sudirman.
Adapun Kabupaten/Kota yang rawan bencana longsor itu seperti Kerinci, Sungai Penuh. Lalu musibah banjir seperti Tanjung Jabung Barat dan Tanjab Timur. "Untuk kesiapan daerah sudah kita ingatkan juga, dan dilakukan pencegahan dan persiapan antar Forkopimdanya," sebutnya.
