"Kalau ini tetap dipaksakan, maka akan berhadapan langsung dengan masyarakat." Jelas Tawaf.
Warga lainnya yang juga hadir dalam kegiatan ini mengaku heran dengan pemprov. Menurutnya pemprov hadir bukan untuk warga, tetapi malah seperti juru bicara perusahaan.
"Pemprov kayak jubir perusahaan," celetuk salah satu warga usai menghadi rapat.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Provinsi Jambi meminta kepada Tawaf untuk tidak membawa nama-nama RT lain.
"Bapak menolak silahkan, tapi jangan bawa yang lain. Ini investasi sudah berjalan, kalau mau menolak silahkan lewat jalur hukum," kata Sudirman dengan nada sedikit meninggi.
Sementara itu rapat yang digelar tidak menyimpulkan apapun dan langsung ditutup oleh Sudirman.
"Maaf kita tidak membuat kesimpulan dan rapat kita tutup," Pungkasnya. (hfz)
