iklan
"Itu harus dipertahankan dan ditindaklanjuti di 2024 ini," kata Penjabat Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, Usai Sidak Online kehadiran Pegawai pasca libur Nataru 2024, di Aula BKPSDMD Kota Jambi, Selasa (2/1/2024).

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekda Kota Jambi, A Ridwan. Dia berharap pihak kecamatan dan kelurahan bisa berkoordinasi dalam penanganan sampah di wilayahnya masing-masing. 

Terpisah, Kota Jambi sendiri sebenarnya memiliki aplikasi Si Kesal (Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online) yang merupakan Sistem pengaduan masyarakat. 

Konsep dari Si Kesal sendiri dilatar belakangi oleh adanya keinginan dari pemerintah untuk bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat. 

Misalnya, disuatu perkampungan ada penumpukan sampah, macet, jalan rusak atau lainnya, masyarakat bisa mengambil momen tersebut (foto) dan langsung dilaporkan ke aplikasi Si Kesal. 

Setiap pengaduan yang masuk ke dalam aplikasi Si Kesal, maka akan langsung terkoneksi ke OPD masing masing. Agar langsung ditindak lanjuti.  

Aplikasi itu sudah ada sejak 2018 lalu, dan sudah diresmkikan penggunaannya untuk mendukung Kota Jambi sebagai Kota Pintar (Smart City). (hfz)


Berita Terkait



add images