Ia mengucapkan terimakasih yang tak terhingga dan syukur mendalam atas penganugerahan ini. "Gelar adat ini bukan hanya sebagai kebanggaan namun juga kehormatan bagi keluarga kami. Juga terselip rasa tanggung jawab besar untuk menyelesaikan yang kusut dan menjernihkan yang keruh. Betapa berat gelar ini karena mulai hari ini kami ikut memikul marwah lembaga adat, bukan hanya dituntut berkata benar berjalan lurus, tetapi juga harus ikut serta menjaga harta pusaka, marwah dan aturan lainnya dan tak melanggar pantangan di tengah masyarakat, " sampai Sekjen Partai Bulan Bintang ini.
Orang nomor dua di Kemenaker RI ini memohon doa agar bisa menjaga generasi muda lantaran tantangan nilai budaya baru yang masuk ditengah masyarakat sangat deras dan keras. Baik kualitas dan intensitas harus mampu lakukan filter yang tak sesuai dengan adat bersyendi syarak, syarak bersedia kitabullah.
"Mudah-mudahan kami yang diberikan amanah bisa jalankan amanah dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (aan)
