iklan
Kemudian, permasalahan yang harus diselesaikan adalah penciptaan lapangan kerja.

"Selama ini kita hanya mengirim bahan mentah ke luar, harusnya diolah di Jambi, keluar sudah menjadi bahan baku atau bahan jadi, misal membangun pabrik kelapa sawit, pabrik karet untuk memproduksi ban, pabrik batubara dan lain-lqin, jadi bisa membuka puluhan ribu tenaga kerja," tegasnya. 

Terakhir, kata Kemas, anggaran pembangunan dari APBD yang bernilai fantastis harus memperhitungkan timbal balik dan multiflyer effect, misal, pembangunan pelabuhan nantinya akan menguntungkan secara ekonomi atau membangun transportasi publik nantinya akan mendapat keuntungan benefit, tidak membangun dgn anggaran besar tapi tidak ada keuntungan ekonomi dari pembangunan tersebut. 

"Dalam rangka HUT prov Jambi ke 67, saya berharap persoalan itu harus diperhatikan," pungkaanya. (fth)


Berita Terkait



add images