Gubernur Al Haris menjelaskan, progress pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung, masih terkendala oleh tingginya sedimentasi dan abrasi pantai yang menjadikan dasar pemerintah pusat menunda alokasi program, termasuk didalamnya adalah pembangunan jalan dan jembatan menuju Pelabuhan Ujung Jabung. "Kita tak henti-hentinya mengusulkan kegiatan ini didanai oleh pemerintah pusat, namun hingga saat ini belum terakomodir dan menjadi perhatian bersama," jelas Gubernur Al Haris.
Lebih lanjut Gubernur Al Haris menuturkan, kegiatan prioritas yang salah satunya menghubungkan Kota Sengeti – Tungkal – Sabak (SENTUSA) sebagai hinterland Perkotaan Jambi yang telah ditetapkan sebagai pusat kegiatan nasional dalam RTRW Provinsi Jambi. "Kota Sengeti ke depan terus dipersiapkan sebagai secondary city (Kota lapis kedua) yang nantinya memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Dengan SENTUSA, akan dipersiapkan outlet-outlet produksi dan distribusi yang nantinya sekaligus mengarahkan kedepan diarahkan pembangunan bandara baru, peningkatan akses ekonomi yang terkoneksi dengan outlet pelabuhan dipesisir timur Provinsi Jambi. Jika ini tereralisasi tentunya meningkatkan minat investor untuk menanamkan investasi yang berdampak pada peningkatan daya saing," tutur Gubernur Al Haris.
