iklan Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi Suparmin melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemilu serentak 2024 beberapa waktu lalu.
Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi Suparmin melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih pemilu serentak 2024 beberapa waktu lalu.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai melakukan pemetaan terhadap Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan pada Pemilu 2024. Ini setelah Provinsi Jambi dilanda bencana banjir di sejumlah Kabupaten/kota beberapa hari terakhir.

Komisioner KPU Provinsi Jambi Suparmin mengatakan  pihaknya sudah pihaknya sudah menyurati KPU kabupaten/kota untuk melakukan pemetaan. Ini diharapkan bisa memotret seberapa besar potensi kerawanan yang terjadi jelang pemungutan suara.

“Kita sudah surati KPU Kabupaten/kota untuk melakukan pemetaan terhadap lokasi TPS dan jalur menuju yang rawan bencana,” ujarnya, Selasa (16/1) kemarin.

JAMBIUPDATE.CO, Selain melakukan pemetaan, pihaknya juga meminta agar melakukan koordinasi dengan pihak terkait terhadap lokasi TPS alternatif jika terjadi bencana. “KPU Kabupaten/kota kita minta juga melakukan supervisi dan monitoring terhadap jalur distribusi sehingga dapat menghimpun data dari adhoc,” sebutnya.

Disampin itu, pihaknya juga meminta KPU kabupaten/kota untuk melakukan pemuktahiran jalur distribusi terkini menjelang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.  Pemuktahiran itu, kata Suparmin, dilakukan dengan memperhatikan kondisi geografis dimasing-masing  wilayah  dan kondisi terkini jalur distribusi.

“KPU Kabupaten/kota menentukan wilayah prioritas pada setiap tingkatan mulai dari kecamatan sampai dengan desa atau kelurahan,” katanya.

Lantas berapa jumlah TPS yang terdampak bencana? Suparmin menyebutkan pihaknya masih menunggu data tersebut dihimpun. Dalam beberapa hari kedepan pihaknya akan melakukan rapat sehingga diketahui berapa jumlah TPS yang terdampak dan potensi yang akan terjadi.

“Nanti, teman-teman sedang bekerja. Kita akan lihat berapa datanya dan tentu sesegera mungkin kita carikan solusinya,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jambi Yatno juga mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan upaya mitigasi dengan kondisi banjir saat ini. "Kita tidak berandai-andai, yang jelas sekarang kita sudah melakukan mitigasi oleh jajaran kita yang ada di Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa," sebutnya.

Mantan Ketua KPU Kota Jambi itu juga menyampaikan, bahwa KPU Provinsi Jambi masih berupaya agar pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan normal seperti yang sudah direncanakan.

"Kita masih mengupayakan lokasi yang tinggi untuk menggeser TPS, kita masih mengusahakan itu, kecuali tidak bisa lagi," katanya.

Ditanya mengenai kemungkinan terburuk jika banjir masih terus berlangsung di beberapa daerah tersebut, Yatno pun menyebut beberapa opsi seperti Pemungutan suara ulang, lanjutan, serta susulan.

Kendati begitu, ia pun masih tetap berharap agar bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Jambi dapat segera surut dan Pemilu dapat berjalan dengan lancar dan normal."Mudah-mudahan pada 14 Februari cuaca dan kondisi sudah membaik," pungkasnya. (aiz)


Berita Terkait



add images