JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H. Hurmin menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 yang digelar di Aston Hotel Batam, Minggu malam (18/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hurmin tampak didampingi perwakilan bupati dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bupati Muaro Jambi dan Bupati Tebo, serta jajaran Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sarolangun yang diwakili Fauzirrahim.
BACA JUGA: Wakil Bupati Tebo Resmi Lantik Pejabat Eselon II Hasil Seleksi JPT
Rakernas APKASI 2026 mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”, sebagai upaya menyelaraskan program pembangunan pemerintah daerah dengan delapan misi utama pembangunan nasional. Forum tahunan ini menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah untuk merumuskan rekomendasi kebijakan nasional yang lebih responsif terhadap dinamika dan kebutuhan di tingkat kabupaten.
Bupati H. Hurmin menyampaikan bahwa Rakernas APKASI merupakan ruang penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pemerintah pusat sejalan dengan kondisi riil di lapangan.
Rakernas XVII APKASI secara resmi dibuka oleh Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pembangunan di masa depan.
“Rakernas APKASI adalah ruang strategis bagi kami untuk menyuarakan aspirasi serta berbagai tantangan nyata yang dihadapi daerah. Tujuannya agar kebijakan nasional yang dirumuskan benar-benar implementatif dan berpihak pada kepentingan kabupaten,” ujar Bupati H. Hurmin.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam Rakernas APKASI Tahun 2026 adalah penyusunan masukan terhadap rencana revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pembahasan ini dinilai mendesak guna memperjelas pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus memperkuat efektivitas penyelenggaraan otonomi daerah di tingkat kabupaten.
“Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap terbangun sinergi antardaerah yang mampu melahirkan rekomendasi strategis untuk mendorong percepatan pembangunan nasional yang berawal dari penguatan peran dan kapasitas pemerintah kabupaten,” pungkasnya. (hnd)
