iklan Harga Kentang Anjlok hingga Rp4.000 per Kg, Petani Kerinci Mengeluh
Harga Kentang Anjlok hingga Rp4.000 per Kg, Petani Kerinci Mengeluh

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Harga kentang di tingkat petani Kabupaten Kerinci mengalami penurunan drastis dalam beberapa bulan terakhir. Saat ini, harga kentang hanya berkisar Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram, jauh turun dibandingkan harga sebelumnya yang sempat mencapai Rp8.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Anjloknya harga tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan petani. Pasalnya, biaya produksi seperti bibit, pupuk, dan tenaga kerja tetap tinggi, sementara harga jual terus merosot.

BACA JUGA: Tingkatkan Kolaborasi Dengan India, Pemkot Jambi Akan Kerja Sama di Bidang Cyber Security

Penurunan harga kentang dipicu oleh melimpahnya produksi saat panen raya, sehingga pasokan di pasar meningkat dan menekan harga di tingkat petani.

Salah seorang petani kentang di Kerinci, Ando, mengatakan penurunan harga terjadi secara bertahap selama sekitar lima bulan terakhir.

“Sudah sekitar lima bulan harga terus turun. Sekarang hasil penjualan tidak menutup biaya produksi,” ujarnya, Senin (26/1/2026).

BACA JUGA: Ketua DPRD: Penanganan Sampah Kota Jambi Belum Serius, Penegakan Perda Lemah

Para petani berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk membantu menstabilkan harga, seperti melakukan penyerapan hasil panen, membuka akses pasar baru, serta memperlancar distribusi agar harga kentang kembali membaik di tingkat petani.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) membenarkan kondisi tersebut.

Kepala Disperindag Kerinci, Yodizal, menyebut penurunan harga disebabkan oleh meningkatnya pasokan hasil panen.

BACA JUGA: Ancam Penagih Kredit Pakai Sajam, Warga Batu Ampar Dibekuk Polisi

“Iya, petani banyak panen sehingga pasokan naik dan membuat harga ikut turun,” katanya. (Hdp)


Berita Terkait



add images